Minggu, 17 Januari 2010

KeBODOHan si TK yg terperangkap dalam TUBUH SEORANG DEWASA.. !!

Dan semenit lalu semua terlepas.
Dan kata tidak dapat mendiskripsikan hari ini.
yg abnormal dan terlampau autis mengurus pkiran yg dibuatnya sendiri. Dan karena kata adalah semua yg ada dalam diri saya , dan saya memang harus menyukai stiap inchi nya. Karena kata adlah smua yg mnjd mlik saya. umpatan, kekukarngan, perasaan dan kelebihan terhadapa sgala kemungkinan yg membuat terlihat di tengah2 antara semu dan nyata. Perasaan ini begitu jarang skrang. Ada jeda , bukan sbuah koma dalam tanda petik. Tapi titik yg diapit tanya dan tanda seru. Bagaimana mungkin ada seteru jika tidak terlebih dulu membuat sebab yg harus diakhri akibat? Kadang ketidaktahuan lebih baik daripada mengetahui apa yg nyata dan membuat lelehan air mata yg brujung jatuh. Bukan kah sudah terlalu banyak rasa yg saya berikan ?? Masi tidak dapat merabanya ?
Atau perlu saya membuat presensi kehadiran dr setiap perhatian dan kasih sayang yg saya berikan? Dan perlu kah km merasakan itu .. Hal yg sama. Sepadan dengan bekas luka yg tak kunjung kering. Hanya sdkit terjatuh.. Tergores tapi dalam. Hingga kadang terasa nyut nyut an. Tapi bukan menjadikan sama yg saya inginkan. Hanya ingin membuatmu hadir dalam kejadian yg sbenarnya. Mendalami peran saya kmaren. Tidak sampai membuatmu mual. Cukup mengerti saja. Merah dgn tulusnya kembali memberikan lelehan cream beku. Membiarkan na bermain tp tidak dgn wrna lain melainkan semburat pudar itu. Dan begitu baik hingga kadang kasat mata tak terlihat. Biarkan sjenak menjadi autis. Egois yg mendarah daging dalam smua peran ini. Tahan saya untuk keluar .. SESAK? Tidak bs bernafas? Pelan. Atur smua nya. Dan biarkan saya kmbali menjadi TK yg dewasa. Bukan dewasa yg menjadi TK.

Semarang, 03-11-09

Tidak ada komentar:

Posting Komentar