akhir maret nya begitu lembut. berbunga bunga ..
senja dan pelangi
pelangi...
begitu jauh nya tanpa hujan . yang tak akan pernah muncul di orange nya senja di akhir maret. menunggu senja di sudut ufuk nya biru yang tak kunjung basah.. setia nya pelangi menanti tetesan hujan agar menuruni bumi. hanya ingin terlihat bahwa pelangi ada, tanpa hujan..
senja merenggang meninggalkan semburat merah..
senja..
tidak pernah berharap pelangi hadir dalam paduan merah nya dengan biru. dan senja terlanjur mengambil jalan dalam pertengahan warna pelangi yg mulai memudar..
asyik bermain brsma ungu nya awan dalam angan angan senja.
senja untuk pelangi
berikan sedikit sentuhan dan sinyal dalam mendung nya akhir maret yg kemarau.
desemberku dingin. basahnya dimana mana ,hilangnya untuk sementara dan pelangi menanti lagi..
menantikan senja yg sudah bosan bermain angan angan dengan biru nya awan yang meng-ungu .
senja menoleh untuk sedetik.
senja menengok untuk beberapa detik.
senja berbalik .. senja berlari dan terduduk di orange warna-warni pelangi di akhir desember.
senja memang untuk pelangi ..
senja bukan untuk ungu nya biru yg mulai kelabu dan menghitam dalam malam dingin tanpa bintang .
Semarang, 15-01-10
untuk senja .
Minggu, 17 Januari 2010
A U T I S !!!
diam diam diam.. goyang goyang goyang.. merasakan keasyikan sendiri dalam dunia yg kubuat sendiri.
angin dalam pelukan hujan. klik klik klik .. satu dua tiga suara detik .. detik detik saya yang merasa sendiri.
pojok bukan karena terpojok dan dipojokkan. bantu saya mengartikan ap yang mereka katakan. bantu saya membuat mereka diam sebelum saya dapat menjadi plagiat yang mengikuti nya.
ini hidup saya , hidup yang sendiri ditengah orang2 bernama manusia. manusia yg hanya punya keberanian untuk takut menghadapi sesuatu yg tdk ia tahu..
merasakan sakit yang saya tau ada dan nyata.
AUTIS ..
apa yang mereka katakan begitu rumit .. begitu sulit menirukan dan mengerti maksudnya. hentikan .. bantu saya menutup mata dan telinga. mereka seperti berloncatan , mereka seperti gangsing berdesing memekak kan telinga. teriak teriak beramah tamah kembali diam dan berulang.
mana yg harus saya tirukan ? mana yg lebih dulu saya cerna dan percaya.
manusia itu janggal. ganjil di mataku .. abstrak !
dan dunia ku lebih indah. dunia yg kubuat sendiri, teman teman khayalan tanpa alien bernama manusia.
ini ruangku , ini inginku , ini permainanku , ini kehidupanku ..
sendiri dalam AUTIS yg hampir APATIS!
hibernasi kotak gelap dalam pikiranku
Semarang, 13-01-10
sedang krisis kepercayaan diri dan kepercayaan terhadap orang.
angin dalam pelukan hujan. klik klik klik .. satu dua tiga suara detik .. detik detik saya yang merasa sendiri.
pojok bukan karena terpojok dan dipojokkan. bantu saya mengartikan ap yang mereka katakan. bantu saya membuat mereka diam sebelum saya dapat menjadi plagiat yang mengikuti nya.
ini hidup saya , hidup yang sendiri ditengah orang2 bernama manusia. manusia yg hanya punya keberanian untuk takut menghadapi sesuatu yg tdk ia tahu..
merasakan sakit yang saya tau ada dan nyata.
AUTIS ..
apa yang mereka katakan begitu rumit .. begitu sulit menirukan dan mengerti maksudnya. hentikan .. bantu saya menutup mata dan telinga. mereka seperti berloncatan , mereka seperti gangsing berdesing memekak kan telinga. teriak teriak beramah tamah kembali diam dan berulang.
mana yg harus saya tirukan ? mana yg lebih dulu saya cerna dan percaya.
manusia itu janggal. ganjil di mataku .. abstrak !
dan dunia ku lebih indah. dunia yg kubuat sendiri, teman teman khayalan tanpa alien bernama manusia.
ini ruangku , ini inginku , ini permainanku , ini kehidupanku ..
sendiri dalam AUTIS yg hampir APATIS!
hibernasi kotak gelap dalam pikiranku
Semarang, 13-01-10
sedang krisis kepercayaan diri dan kepercayaan terhadap orang.
Dasamuka!!!
Terperangkap dalam berbagai bentuk imitasi karakter .
Hingga menjadikan air muka penjilat melebihi kapasitas pengekspresian..
Bak Arumndalu ..
Rumput liar..
Yang terlihat bak putri malu dan ternyata berduri. Menyakiti banyak pihak .. Alang alang dan semua benalu yang mengikutinya.
Dasamuka dalam muka ..
Muka yg satu , muka yg dua , penjilat yg tiga , pisau yg empat , dan 6 kesakitan lain untuk menjadi dasamuka.
Puji memuji dan smua palsu !
Pembacaan inisial warna muka dalam aura..
Dasamuka.
Semarang , 12-01-10
gelap gelap , dgrin OST sassy girl , iseng , dingin , insomnia ! Untuk penjilat , untuk para dasamuka yg tanpa lelah merajalela seperti benalu yg hinggap ksna kemari untuk keuntungan diri sendiri
Hingga menjadikan air muka penjilat melebihi kapasitas pengekspresian..
Bak Arumndalu ..
Rumput liar..
Yang terlihat bak putri malu dan ternyata berduri. Menyakiti banyak pihak .. Alang alang dan semua benalu yang mengikutinya.
Dasamuka dalam muka ..
Muka yg satu , muka yg dua , penjilat yg tiga , pisau yg empat , dan 6 kesakitan lain untuk menjadi dasamuka.
Puji memuji dan smua palsu !
Pembacaan inisial warna muka dalam aura..
Dasamuka.
Semarang , 12-01-10
gelap gelap , dgrin OST sassy girl , iseng , dingin , insomnia ! Untuk penjilat , untuk para dasamuka yg tanpa lelah merajalela seperti benalu yg hinggap ksna kemari untuk keuntungan diri sendiri
Surat kabar di akhir minggu
Mulanya hanya sebuah wacana. Wacana peramalan nasib di akhir minggu yang ternyata setelah esok.
Awalnya cuma sebuah barisan, barisan rentetan regu kata yang menjadi sebuah sastra singkat berjudul cerita. Pesimisme akhiran karena awalan. Kebohongan - kebohongan akibat candu rayuan dan pujian. Kontribusi kata bak kamus yang tertulis dengan teks rata atas nama perasaan. Adu argumentasi untuk mendapatkan pembenaran dari sebuah ksalahan. Pamrih yang terbayangkan ber-artikulasi tanpa ajuan ..
Mayoritas berada diatas dari minoritas..
Surat kabar di akhir minggu .. Dengan cerita, plot, tema, dan pencitraan diri yg dibuat untuk pembaikan diri..
Filter dengan lalu lintas untuk berhenti, hati-hati, atau lurus berjalan.
Lemparan surat kabar di akhir minggu ..
Pagi baru untuk wacana terangkum selama ini.
Bahasa hanya perantara.. Dan cerita hanya untuk wacana.
Pagi biru...
pagi putih...
pagi orange...
Pagi nya pagi dengan surat kabar di akhir minggu.
Mentup dan tersenyum berharap surat kabar selanjutnya menjadi lebih bermakna.
Semarang, 10-01-10
tanggal nya bagus. Iseng2 nulis dgn backsound DIDO-White flag.
Awalnya cuma sebuah barisan, barisan rentetan regu kata yang menjadi sebuah sastra singkat berjudul cerita. Pesimisme akhiran karena awalan. Kebohongan - kebohongan akibat candu rayuan dan pujian. Kontribusi kata bak kamus yang tertulis dengan teks rata atas nama perasaan. Adu argumentasi untuk mendapatkan pembenaran dari sebuah ksalahan. Pamrih yang terbayangkan ber-artikulasi tanpa ajuan ..
Mayoritas berada diatas dari minoritas..
Surat kabar di akhir minggu .. Dengan cerita, plot, tema, dan pencitraan diri yg dibuat untuk pembaikan diri..
Filter dengan lalu lintas untuk berhenti, hati-hati, atau lurus berjalan.
Lemparan surat kabar di akhir minggu ..
Pagi baru untuk wacana terangkum selama ini.
Bahasa hanya perantara.. Dan cerita hanya untuk wacana.
Pagi biru...
pagi putih...
pagi orange...
Pagi nya pagi dengan surat kabar di akhir minggu.
Mentup dan tersenyum berharap surat kabar selanjutnya menjadi lebih bermakna.
Semarang, 10-01-10
tanggal nya bagus. Iseng2 nulis dgn backsound DIDO-White flag.
MONOLOG yang MONOTON
..
Sndiri .. ungkapkan dgan dialog antara jiwa dan raganya. Pemberontakan nurani dan raga dalam satu rasa..
Kegagalan.. Sedang membutuhkan spirit dan bukan pojokan2 hangat .. Ini itu yg berlalu lalang tanpa portal.
Kekecewaan.. Adaptasi keinginan yg tidak terwujud memendam hingga mengendap tanpa pernah tau bgaimana mengeluarkan nya. Kalau ini hanya mimpi, tidak seharusnya sesakit ini.
slalu punya rahasia yg brsifat empiris. Plural.
Dan tlong beritahu saya mana kekukarangan saya ??
Dan brtahu saya mana kekurangan nya yg tidak saya trima ??
Tertawamu sakitnya secara perlahan.
Terka menerka dalam kebenaran dalam penyangkalan.
Kesalahan dri sndiri berbicara sendri dengan diri sendiri.
MONOLOG !!
Bukan bosan, bukan jengah, bukan ingin smuanya berakhir dan akan sendri.
Tapi memperbaiki. Mencari celah bagian mana yg tidak harusnya ada celah.
MONOLOG yang MONOTON.
"dan dengan diam dalam lamunan dan air mata awal tahun yg mengejutkan tanpa sebuah penjelasan yg benar dan salah ap yang dilihat dan menerka dalam MONOLOG yg MONOTON"
Semarang, 5-1-2010
hujannn.. Dan sendiri.
Sndiri .. ungkapkan dgan dialog antara jiwa dan raganya. Pemberontakan nurani dan raga dalam satu rasa..
Kegagalan.. Sedang membutuhkan spirit dan bukan pojokan2 hangat .. Ini itu yg berlalu lalang tanpa portal.
Kekecewaan.. Adaptasi keinginan yg tidak terwujud memendam hingga mengendap tanpa pernah tau bgaimana mengeluarkan nya. Kalau ini hanya mimpi, tidak seharusnya sesakit ini.
slalu punya rahasia yg brsifat empiris. Plural.
Dan tlong beritahu saya mana kekukarangan saya ??
Dan brtahu saya mana kekurangan nya yg tidak saya trima ??
Tertawamu sakitnya secara perlahan.
Terka menerka dalam kebenaran dalam penyangkalan.
Kesalahan dri sndiri berbicara sendri dengan diri sendiri.
MONOLOG !!
Bukan bosan, bukan jengah, bukan ingin smuanya berakhir dan akan sendri.
Tapi memperbaiki. Mencari celah bagian mana yg tidak harusnya ada celah.
MONOLOG yang MONOTON.
"dan dengan diam dalam lamunan dan air mata awal tahun yg mengejutkan tanpa sebuah penjelasan yg benar dan salah ap yang dilihat dan menerka dalam MONOLOG yg MONOTON"
Semarang, 5-1-2010
hujannn.. Dan sendiri.
Surat untuk Sahabat
hari ini mendung kawan.. Kelabu nya mirip perasaan ku yang juga hari ini.
Hari ini angin bertiup lebih marah dari biasa nya. Dan amarah nya mirip perasaan ku yg juga hari ini.
Hari ini saya membeli balon dengan warna favoritku..
MERAH !
Saya sedang ingin menantang langit yg juga hari ini ..
Hari ini saya menulis sebuah surat kawan..
SURAT untuk SAHABAT..
Sahabat yang sedang pergi entah kemana..
Sahabat yang tanpa pamit meninggalkan saya dsni sndiri bersama mendung nya awan, marahnya angin dan balon favorit merah beserta tali nya.
Saya tanya bapak tukang pos yg sudah pandai menjelajah.. Saya bertanya di mana kamu sahabat ?? Siapa tau dia mampu mengirimkan SURAT untuk SAHABAT ku ini padamu.
Dan ternyata NIHIL !!
Masi berjalan sndiri dengan balon merahku dan SURAT untuk SAHABAT .. Menyusuri smua tempat biasa nya kita menghabiskan waktu bersama .. Tapiiii..
Dan akhirnya NIHIL !!!
Saya duduk terpaku memandangi balon dan SURAT untuk SAHABAT .. Hilang akal .. Ap saya harus berdoa agar kmu tidak bahagia dan tidak baik2 saja agar saya bisa menemukan mu ?
Agar kamu ingat saya saat bersedih dan kembali mencari saya ?
Ahhh tidak..
Saya tidak sejahat itu..
Saya tidak se egois itu..
Saya menyerah..
Tinggal balon merah dan SURAT untuk SAHABAT yg saya punya..
Angin .. Angin .. Angin .. Datang lah..
Angin .. Angin .. Angin .. Mendekat lah..
Angin .. Angin .. Angin.. Bantu saya !
SURAT untuk SAHABAT ini ku ikatkan di balon merah favoritku .. Terbanglah yang tinggi tinggi dan tinggi ... Agar kamu menemukan dia.. Agar kamu menyampaikan nya biarpun qm harus meletus terkena petir, biarpun qm kehabisan udara .. Sampaikan padanya
SURAT untuk SAHABAT ku !
Dan kini saya sndri, tanpa balon favorit dan SURAT untuk SAHABAT !
Hari ini hujan.. Seperti perasaan saya yg juga dihujani rindu teramat sangat
Trnyt saya skrg sndri.. Sndirinya brsama hujan hingga bingung mana tetes hujan dan mana tetes air mata.
Semarang, 21-12-09
saya kangen kamu .. Saya kangen kita.. Saya kangen COKLAT ICE CREAM
Hari ini angin bertiup lebih marah dari biasa nya. Dan amarah nya mirip perasaan ku yg juga hari ini.
Hari ini saya membeli balon dengan warna favoritku..
MERAH !
Saya sedang ingin menantang langit yg juga hari ini ..
Hari ini saya menulis sebuah surat kawan..
SURAT untuk SAHABAT..
Sahabat yang sedang pergi entah kemana..
Sahabat yang tanpa pamit meninggalkan saya dsni sndiri bersama mendung nya awan, marahnya angin dan balon favorit merah beserta tali nya.
Saya tanya bapak tukang pos yg sudah pandai menjelajah.. Saya bertanya di mana kamu sahabat ?? Siapa tau dia mampu mengirimkan SURAT untuk SAHABAT ku ini padamu.
Dan ternyata NIHIL !!
Masi berjalan sndiri dengan balon merahku dan SURAT untuk SAHABAT .. Menyusuri smua tempat biasa nya kita menghabiskan waktu bersama .. Tapiiii..
Dan akhirnya NIHIL !!!
Saya duduk terpaku memandangi balon dan SURAT untuk SAHABAT .. Hilang akal .. Ap saya harus berdoa agar kmu tidak bahagia dan tidak baik2 saja agar saya bisa menemukan mu ?
Agar kamu ingat saya saat bersedih dan kembali mencari saya ?
Ahhh tidak..
Saya tidak sejahat itu..
Saya tidak se egois itu..
Saya menyerah..
Tinggal balon merah dan SURAT untuk SAHABAT yg saya punya..
Angin .. Angin .. Angin .. Datang lah..
Angin .. Angin .. Angin .. Mendekat lah..
Angin .. Angin .. Angin.. Bantu saya !
SURAT untuk SAHABAT ini ku ikatkan di balon merah favoritku .. Terbanglah yang tinggi tinggi dan tinggi ... Agar kamu menemukan dia.. Agar kamu menyampaikan nya biarpun qm harus meletus terkena petir, biarpun qm kehabisan udara .. Sampaikan padanya
SURAT untuk SAHABAT ku !
Dan kini saya sndri, tanpa balon favorit dan SURAT untuk SAHABAT !
Hari ini hujan.. Seperti perasaan saya yg juga dihujani rindu teramat sangat
Trnyt saya skrg sndri.. Sndirinya brsama hujan hingga bingung mana tetes hujan dan mana tetes air mata.
Semarang, 21-12-09
saya kangen kamu .. Saya kangen kita.. Saya kangen COKLAT ICE CREAM
Membekas di hati
Merasakan tinggi .. Tepat di puncak di buai rasa ! Hingga tersandung dan jatuh terkulai. Sedikit lecet tapi dalam !
"kau yg slalu aku puja, ternyata menduakan aku, mengkhianati cintaku..."
MEMBEKAS .. Di HATI ..
Keputusan sepihak. Menjauhkan perasaan. Memotong tali merah. Kau yang pergi dan saya masih berada dsini. Ditinggalkan tanpa belas kasihan, tanpa pamit hingga berduka meratapi kekurangan diri.
"Kau yang pergi meninggal kan aku..."
Untuknya.. Untuk DIA !!
Saya yang kurang. Kurang dalam kesabaran, kurang dalam hati, kurang dalam perhatian, dan kurang untuk menjadi yang sharusnya seperti seharunya. Apa yg lebih akan selalu terlihat kurang.
"mungkin aku bukanlah pilihan muu, tak seperti yg kau mau..."
Dengan nya kau tidak bahagia. Saya hanya mampu tersenyum. Dulu saya memberimu kebahagiaan yg berlebihan hgga km tdk dapat merasakan nya.
Dengan nya kau ditelantarkan. Saya hanya mampu menggeleng.
Dulu saya memberimu perhatian yg berlebihan hgga km tidak mampu merabanya.
Dengan nya kamu tidak diberinya kasih sayang. Saya sangat sedih melihatmu dengan nya. Dulu karena sedih km diambil olehnya scra tiba2, tapi skrg saya sedih karena dia tak sangat mampu merawat mu dgn baik sebaik dulu ak merawatmu ! PENUH KASIH SAYANG.
"pernah aku memuja drimu.. Mencintamu setulus hatiku... "
Tapi apa daya yg saya lakukan. Seperti jam pasir yg cepat berlalu. Bgitu pula dengan saya dan kau. Semua nya tidak terlihat dalam jangkauan tangan mu. Pdahal saya tepat brada d dpan muu. Dan dia yg jauh tidak lebih baik dari saya adlah pilihan muu.
"sakit yang kurasa, tak kan pernah sirna, MEMBEKAS di HATI kuterluka... "
Semarang , 15-12-09
iseng2 gara2 mati lampu. Terinspirasi dari lagu MEMBEKAS DI HATI nya LALUNA !! (yang ada di tanda petik, adalah potongan lirics dari lagu tersebut)
"kau yg slalu aku puja, ternyata menduakan aku, mengkhianati cintaku..."
MEMBEKAS .. Di HATI ..
Keputusan sepihak. Menjauhkan perasaan. Memotong tali merah. Kau yang pergi dan saya masih berada dsini. Ditinggalkan tanpa belas kasihan, tanpa pamit hingga berduka meratapi kekurangan diri.
"Kau yang pergi meninggal kan aku..."
Untuknya.. Untuk DIA !!
Saya yang kurang. Kurang dalam kesabaran, kurang dalam hati, kurang dalam perhatian, dan kurang untuk menjadi yang sharusnya seperti seharunya. Apa yg lebih akan selalu terlihat kurang.
"mungkin aku bukanlah pilihan muu, tak seperti yg kau mau..."
Dengan nya kau tidak bahagia. Saya hanya mampu tersenyum. Dulu saya memberimu kebahagiaan yg berlebihan hgga km tdk dapat merasakan nya.
Dengan nya kau ditelantarkan. Saya hanya mampu menggeleng.
Dulu saya memberimu perhatian yg berlebihan hgga km tidak mampu merabanya.
Dengan nya kamu tidak diberinya kasih sayang. Saya sangat sedih melihatmu dengan nya. Dulu karena sedih km diambil olehnya scra tiba2, tapi skrg saya sedih karena dia tak sangat mampu merawat mu dgn baik sebaik dulu ak merawatmu ! PENUH KASIH SAYANG.
"pernah aku memuja drimu.. Mencintamu setulus hatiku... "
Tapi apa daya yg saya lakukan. Seperti jam pasir yg cepat berlalu. Bgitu pula dengan saya dan kau. Semua nya tidak terlihat dalam jangkauan tangan mu. Pdahal saya tepat brada d dpan muu. Dan dia yg jauh tidak lebih baik dari saya adlah pilihan muu.
"sakit yang kurasa, tak kan pernah sirna, MEMBEKAS di HATI kuterluka... "
Semarang , 15-12-09
iseng2 gara2 mati lampu. Terinspirasi dari lagu MEMBEKAS DI HATI nya LALUNA !! (yang ada di tanda petik, adalah potongan lirics dari lagu tersebut)
Langganan:
Komentar (Atom)
